Tampilkan postingan dengan label tips dan trik :). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips dan trik :). Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Desember 2011

` Tips Merawat Kucing Anggora `




1.Tentukan Jenis kucing persia apa yang akan anda dipelihara ? a. Persia Bulu Panjang (Long Hair) & Exotic (bulu Pendek) b. Jantan / Betina c. Qualitas (Pet,Breed,Show) d. Anakan / Dewasa e. Medium,Pesek (Pekenose).

2.Mintalah nasehat ahli kucing dalam membeli atau memilih Ras anak kuycing persia sesuai dengan gaya hidup masing-masing.
3.Persiapkan Dana / Uang dalam menentukan anak kucing persia yang akan anda pilih agar kehidupan Kucing terjamin.

4.Persiapkan Tempat (Kandang) dan perlengkapan yang layak agar anak kucing bisa hidup Sehat,Nyaman dan Sejahtera,

5.Pastikan anda membeli Kucing di tempat yang terpercaya (Cattery,Breeder) jangan disembarang tempat yang tidak menjamin keaslian silsilah dan kesehatan kucing tersebut.



6.Pastikan bahwa kucing yang akan anda beli/adopsi sehat bebas dari berbagai macam penyakit.

7.Pembeli harus bisa melihat kepribadian, apakah kucing tersebut pemalas, penurut atau penyayang, bila anda ingin membeli kucing untuk indukan maka pilihlah kucing yang berwatak penyayang, bila Kucing Persia Jakarta masih anakan maka pilihlah yang aktif dan manja, untuk lebih detail tanyakan kondisi kejiwaan kucing pada breeder tempat dimana anda membelinya.

8.Kucing sehat jika dipegang ekornya, meski sedang tidur, langsung bangun dan waspada. Ini karena, meski kucing menghabiskan 2/3 waktunya untuk tidur, tapi ia hewan yang selalu waspada.

9.Kucing sehat berbulu lebat . Bila berbulu jarang, apalagi ditambah borok di beberapa bagian kulitnya, keadaan itu menunjukkan bahwa kucing itu menderita sakit kulit.

10.Anak Kucing sehat tak berkutu. Kucing yang berkutu menunjukkan bahwa kemungkinan besar menderita penyakit cacingan.

12.Kotoran kucing sehat padat. Sedangkan kucing sakit, kotorannya encer atau cair.

` Kucing Anggora `

kucing anggora

Dulu kucing persia juga disebut kucing anggora.  Hal ini terjadi beratus-ratus tahun yang lalu. Waktu itu kebanyakan orang menyebut kucing berbulu panjang dengan sebutan anggora. Dan kebayakan kucing tersebut terdapat di kota anggora (Kota di Turki) dan persia (Turki bagian timur). Sekarang anggora menjadi Ankara,ibu kota turki dan persia berubah menjadi negara iran.
Waktu itu katanya nggak ada perbedaan signifikan antara kucing anggora dan kucing persia. Jadi kucing yang dulu berasal dari persia (asal usul kucing persia) disebut kucing anggora.
Tapi persamaan itu akhirnya berakhir, ketika banyak orang eropa banyak berdagang di timur tengah. Dan membeli atau mendapatkan hadiah dari penjual kucing anggora. Kemudian kucing yang disebut anggora itu dibawa ke eropa.
Dan kemudian cat show di inggris membuat kucing berbulu panjang ini menjadi populer. Kemudian sifat genetik kucing anggora dan kucing persia dibedakan dan masing-masing menjadi jenis murni. Tapi jangan tanya  harga kucing anggoranya waktu itu  berapa ya? Aku juga nggak tahu :D
Akhirnya seperti yang kita tahu kucing persia memiliki ciri - ciri kucing seperti tubuh  besar, tebal, kepala bulat dan badannya cobby. Sedangkan kucing anggora memiliki ciri seperti berikut :
  1. Ukuran badan sedang
  2. Badan panjang dan langsing
  3. Kaki dan ekor panjang
  4. Hudung mancung
  5. Telinga besar
  6. Seluruh kepala berbentuk segitiga
  7. Ekor berbulu tebal dan mengembang
  8. gaya anggun lemah gemulai (kayak penari aja)
  9. dll
Harga jual kucing anggora sekarang ini mungkin sekitar jutaan. Umur 3 bulan biasanya dijual dengan harga 1 sampai 1,5 juta.

` Tips Merawat Kucing `

Kita harus melihat juga kesehatan Si Kucing, agar terhindar dari penyakit. Apalagi salah satu binatang ini penyebab Toksoplasma jika kebersihan dan kesehatannya tidak dirawat dengan baik.

• Makanan yang diberikan adalah pakan khusus kucing yang sudah direkomendasikan mempunyai gizi lengkap sehingga kondisi kesehatannya terjamin.

• Takaran pemberian makanan disesuaikan kebutuhan kucing diusahakan sekali makan akan habis sehingga pakan yang diberikan selalu berganti (kondisinya dalam keadaan baru).

• Hindari obesitas (kegemukan) dengan cara takaran makan pas dengan kebutuhannya.

• Pilih makanan kering karena praktis dan butiran butiran keringnya membantu membersihkan gigi kucing

• Jika kucing sudah terbiasa mengkonsumsi makanan basah, usahakan 1 x pemberian pakan pas takaran dan sisa yang masih ada di kaleng disimpan di lemari es dan saat memberikan makan lagi dihangatkan atau dikeluarkan sebentar dari lemari es sehingga makanan kembali seperti kondisi semula.

• Tempat pakan kucing harus selalu bersih, sisa makanan (terutama basah) langsung dibuang dan berikan makanan pada jam-jam tertentu untuk membiasakan kucing mengetahui jadwal makannya dan apabila kucing tidak ditempatkan didalam kandang berikan makan di sudut/tempat tertentu (jangan dipindah-pindah) untuk membiasakan kucing mengetahui secara otomatis tempat makanannya diletakkan.

• Sediakan cukup air minum (air masak/aqua) dikandang atau ditempat lainnya (bisa di dekat tempat makannya), meskipun kucing sedikit minum akan tetapi tetap memerlukan persediaan minum.


• Berikan tempat tidur yang nyaman, apabila memungkinkan yang terbuat dari rotan (bahan luarnya) sehingga dapat digunakan untuk mengasah kuku (untuk menghindari menggaruk sofa atau perabotan rumah tangga lainnya)

• Kotak kotoran harus di isi cat litter (pasir kucing) yang banyak dijual di pet shop/super market gunakan yang mempunyai daya serap tinggi sehingga dapat menyerap kencing dengan cepat. Segera buang kotoran kucing (BAB) sesegera mungkin dan ganti pasir kucing yang sudah berisi kencing 2 x sehari (pagi, sore).

• Mandikan kucing paling sedikit 3 x dalam 1 bulan atau dapat juga 1 minggu sekali dengan menggunakan shampoo kucing yang ber Ph rendah dan lakukanlah penyisiran bulu setiap hari agar bulu yang rontok tidak akan terjilat yang menyebabkan kucing akan muntah karena tertelan bulu atau jika tidak bulu-bulu kucing yang tertelan akan mengganggu sistem pencernaannya.

• Lakukan vaksinasi sesuai umur dan kebutuhan juga periksakan kesehatan kucing secara rutin ke dokter hewan terdekat.

• Segera periksakan ke dokter hewan apabila kucing memperlihatkan tanda-tanda awal terserang sakit, seperti : tidak mempunyai nafsu makan/nafsu makan berkurang, pilek/keluar ingus, BAB lembek/tidak normal.


Semoga bermanfaat :)

Rabu, 14 Desember 2011

` Faktor - Faktor yang mempengaruhi Kesehatan Kucing `

Ada beberapa faktor penting saat memelihara kucing. Fakor ini dapat mempengaruhi kesehatan kucing, Jadi anda sebaiknya memperhatikannya:
Berikut beberapa diantaranya :

1. Sanitasi kandang kucing

Kandang yang baik sehat dan bersih akan membuat kucing betah disana. Pastikan kandang kucing maupun alat pendukungnya seperti tempat makan, tempat minum, tempat kotoran selalu bersih dan didesinfikasi secara berkala.
Cara membersihkannya ya seperti anda membersihkan pada umumnya. Sedangkan jika didesinfikasi silahkan gunakan trik berikut : Carilah cairan pemutih pakaian yang mengandung 0,17% sodium hiplorida (Bisa tanya kepada penjualnya atau lihat langsung pada kemasannya)
2. Keadaan Lingkungan
Memelihara kucing juga harus memperhatikan hal berikut :
  • Ukur kelambapan udara dengan hidrometer dan cari pada tempat sekitar 43% sampai 55%.
  • Suhu udara yang ideal : 21 C sampai 24 C
  • Dalam membuat kandang atau tempar kucing WAJIB mentediakan sirkulasi udara (ventilasi). Setidak-tidaknya 19 kali pergamtian udara.
3. Jangan over crowded
Apa itu over crowded? ialah dimana dalam satu kandang mengalami kelebihan kucing atau dengan kata lain terlalu banyak kucing yang berdiam disana.
Apakah ini gawat memelihara kucing seperti itu?
Tentu saja! selain melanggar HAK (Hak Asasi kucing) juga dengan berlebihnya kucing pada suatu tempat akan menyebabkan mudahnya penyakit menular. Dan Coba anda bayangkan bersama banyak orang berada pada suatu tempat yang sempit.
Nah begitu juga dengan si meong. Mereka akan stres. Jika sampai si meong stress otomatis akan menurunkan daya tahannya. Dan otomatis juga karena daya tahannya menurun dia akan rentan terhadap penyakit. Setelah sampai sakit anda pasti tahu kelanjutannya. Biaya kedokter mahal dan jika tidak ditangani dengan baik akan mengakibatkan kematian.
Jadi Pastikan kandang kucing anda memperhatikan faktor-faktor diatas
 

` Merawat Kucing `

1. beri makan yg bergizi (ikan atau makan kucing,biasanya dalam makanan kucing terdapat beberapa vitamin dan protein yg membantu untuk memperindah bulu kucing)

2. mandikan kucing min. 2 minggu sekali
kucing termasuk jenis hewan yg bersih, jadi jika kucing tersebut bersih maka kucing tersebut sehat. itu dapat dilihat dari bulu-bulunya yg bersih dan indah. mandikan dengan menggunakan air hangat dan gunakan shampo khusus kucing jika ada, tetapi jika tdk ada maka gunakannlah shampo untuk bayi (misalnya shampo switzal).jgn gunakan shampo untuk manusia karena bulu kucing bisa rontok.lalu jgn lupa untuk memotong kuku-kuku kucing tersebut sebulan sekali.bersihkan pula bagian telinga,sekitar mata dan sekitar hidung kucing dengan menggunakan kapas yg lembut.

3. selalu membersihkan tempat kotoran kucing
jangan biarkan tempat kotoran kucing sampai penuh dan berbau,karena bakterinya bisa membuat kucing tersebut sakit

4. belilah vitamin untuk kucing.
vitamin ini dapat diperoleh di pet shop. vitamin ini banyak macamnya,ada yg berbentuk seperti gel,dll. vitamin ini fungsinya untuk memperindah dan melebatkan bulu kucing tersebut. dan juga dapat mencegah rontoknya bulu kucing.

` Cara merawat anak kucing `

Setelah lahir anak kucing harus diberi makanan yang alami (susu ibu) dalam waktu 10-20 menit.  Jangan lupa untuk juga memberi makan induk kucing makanan dan air minum saat dia menyusui anak mereka.
Anak kucing dapat memakan makanan padat pada usia dua sampai tiga minggu. Sisihkanlah uang untuk memberi mereka makanan komersial maupun susu komersial khusus anak kucing. Dalam masa pertumbuhann seperti hindari untuk memberi susu sapi atau susu kambing karena masih belum dapat dicerna dengan sempurna karena mengandung laktosa.
Salah satu permasalahan pemilik kucing adalah sifat kucing yang selalu buang kotoran sembarangan. Untuk mengantisipasi hal ini sejak dini maka sediakan dua buah nampan untuk mengganti kotoran dan ganti nampan-nampan tersebut secara teratur pada siang hari. Secara alami anak kucing akan membuang kotoran disanan pada usia tiga sampai empat minggu.
anak-kucing2 Untuk induk kucing yang menyusui sebaiknya atau mungkin harus diberi obat cacing setiap bulan. Dan untuk anak kucingnya sendiri harus diberi obat cacing setiap dua minggu. Dimulai pada umur dua minggu sampai berumur tiga bulan.
Anak kucing anda dapat disapih mulai umur delapan minggu. Pada tahap ini induk kucing akan tidak selalu bersama anaknya hingga harus diberi makanan padat.
Supaya nantinya kucing tidak bertindak agresif dengan manusia. Maka anak kucing harus melakukan kontak terhadap manusia pada umur setidaknya dua sampai tujuh minggu.
Supaya kucing tidak menyusahkan anda, Berilah banyak rangsangan baru yang tidak mengancam tentunya. Misalkan saja bunyi-bunyian maupun bertemu dengan binatang lain.
Jangan lupa untuk mengetahui sifat anak kucing, supaya anda dapat menebak suasana hatinya
  • Jika anak kucing setengah matanya tertutup kemudian memutar sedikit telinganya kesamping itu menandakan anak kucing sedang merasa nyaman
  • Jika pupil mata membesar itu artinya sedang terkejut
  • Jika anak kucing mengarahkan telinga dan membuka mata lebar-lebar, itu berarti anak kucing ingin bermain
  • Jika Mendongak dan menggerakkan kepala ke belakang, itu artinya mungkin seseorang sedang mendekatinya terlalu dekat
  • Jika sedang mengarahkan telinga, memutarnya ke belakang dan juga mengecilkan pupil mata. WASPADALAH! Anak kucing sedang MARAH.
Semoga membantu anda dalam merawat anak kucing anda.

` Ciri2 Kucing sedang sakit `

Sehebat-hebatnya kita merawat kucing pasti adalah suatu hal yang membuat kucing kita akhirnya jatuh sakit. Walaupun kita bisa saja meminimalkan tapi terkadang kucing masih saja terkena penyakit kucing.

Salah satu poin utama dalam merawat kucing adalah mengetahui kapan mereka sakit. Yaitu dengan melihat tanda-tanda kucing yang sakit. Tanda-tanda ini sama untuk kucing apapun seperti kucing persia,kucing anggora atau jenis kucing lainnya dan juga sama rata baik itu kucing muda atau kucing yang tua.

Berikut ciri-ciri kucing sedang sakit :
  1. Kelelahan dan lesu
  2. Menggelengkan kepala secara berlebihan
  3. Selera menurun ataupun bahkan meningkat secara mencolok
  4. Juga mengkonsumsi air secara berlebihan
  5. Adanya cairan abnormal yang keluar dari lubang-lubang di tubuh contohlah mata kucing, hidung, telinga dsb.
  6. Sulit membuang kotoran
  7. Berat badan dapat naik ataupun menurun dengan mencolok
  8. Menjadi lebih agresif dan hiperaktif
  9. Berjalan pincang, bahkan sulit untuk berdiri
  10. Ada bagian-bagian tubuh kucing yang membengkak
Anda menemukan salah satu ciri-ciri kucing sakit diatas. Segera periksakan ke dokter atau minimal tanyakan ke dokter "apakah kucing sakit atau tidakdapat mempengaruhi kesehatan kucing"